Search Products
Products Category

Aluminium Foil & Tape

Aluminium Plate Sheet & Coil

Calcium Cilicate

Ceramic Fiber

Flexible Duct

Foil Bubble Insulation

Galvanized Roofmesh

Glasscloth

Glasswool

Peredam Panas - Peredam Suara

Pipa Tembaga - Pipa AC

Plat Galvanis

Polyurethane Ducting AC

Polyurethane Spray

Rockwool

Rockwool Blanket Insulation

Rockwool Pipa Insulation

Rockwool Sheet Insulation

Rubber & Close Cell

Seng Galvanis

Sepatu Safety Surabaya

Spindle Pin

Styrofoam

Wiremesh / Kawat Loket

Yumen Board Insulation Acoustic

 
Our Office

Jl. Lebak Timur VI - 5 
Surabaya - Indonesia
Telp    : 031 - 51503054
Fax    : 031 - 51503064
Hp/wa    : 081357551848
E-mail    : sintera_safetindo@yahoo.com

 

Jl. Lebak Timur Blok VI No. 5
Surabaya - Indonesia
Telp    : 031 - 51503054

Products Detail Information
Standar Kualitas Galvanized Roofmesh
Spesifikasi Teknis dan Ukuran Galvanized Roofmesh
Standar Kualitas Galvanized Roofmesh

Standar Kualitas Galvanized Roofmesh

Galvanized roofmesh adalah bahan konstruksi yang sangat penting, terutama digunakan dalam aplikasi atap, perkuatan struktur, dan perlindungan terhadap api atau kerusakan akibat cuaca ekstrem. Agar galvanized roofmesh dapat berfungsi secara optimal, sangat penting untuk mematuhi standar kualitas yang ketat, baik dari segi material, proses pembuatan, dan ketahanan terhadap faktor eksternal. Standar kualitas ini memastikan bahwa galvanized roofmesh memiliki kekuatan, daya tahan, dan keamanan yang tinggi.

Faktor yang Menentukan Standar Kualitas Galvanized Roofmesh

  1. Bahan Baku (Baja Galvanis)

    • Kualitas baja galvanis yang digunakan untuk membuat roofmesh adalah faktor pertama yang menentukan kualitas dari material tersebut. Baja yang digunakan harus memenuhi standar industri untuk kekuatan tarik, ketahanan terhadap korosi, dan tahan lama di lingkungan eksternal yang keras.

    • Baja berkualitas tinggi akan memastikan mesh tetap kuat, stabil, dan tahan lama meskipun terpapar cuaca ekstrem atau lingkungan yang keras.

  2. Proses Galvanisasi

    • Proses galvanisasi adalah langkah kunci dalam memastikan kualitas galvanized roofmesh. Kawat baja dilapisi dengan lapisan zinc untuk memberikan perlindungan terhadap korosi. Proses galvanisasi yang baik memastikan bahwa lapisan zinc terpasang dengan rata dan kuat pada kawat baja.

    • Beberapa metode galvanisasi yang digunakan termasuk galvanisasi hot-dip dan galvanisasi elektro, yang memberikan ketahanan berbeda terhadap korosi. Standar kualitas galvanisasi yang diterapkan pada roofmesh menentukan ketebalan lapisan zinc, yang mempengaruhi keawetan dan ketahanan material terhadap elemen lingkungan.

  3. Kekuatan dan Ketahanan Kawat

    • Kekuatan kawat baja yang digunakan untuk galvanized roofmesh harus memenuhi standar kekuatan tarik tertentu, agar mesh dapat menahan beban struktural yang diberikan padanya.

    • Selain itu, kualitas kawat juga diuji berdasarkan ketahanannya terhadap keausan, pembebanan, dan kerusakan mekanis, terutama jika material tersebut digunakan untuk aplikasi yang memerlukan ketahanan tinggi, seperti atap pabrik, gudang, atau bangunan komersial.

  4. Ukuran dan Dimensi

    • Dimensi mesh, seperti lebar kawat, ukuran lubang jaring, dan diameter kawat, harus sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk aplikasi tertentu. Misalnya, mesh yang digunakan untuk atap pabrik atau struktur penguat harus memiliki kekuatan tarik dan densitas jaring yang cukup untuk menahan beban berat dan kondisi cuaca ekstrem.

    • Setiap unit dari galvanized roofmesh harus mengikuti spesifikasi ukuran yang konsisten untuk memastikan pemasangan yang mudah dan kekuatan struktural yang optimal.

  5. Ketahanan Terhadap Korosi

    • Ketahanan terhadap korosi adalah salah satu elemen penting dalam kualitas galvanized roofmesh. Lapisan zinc galvanis harus cukup tebal dan merata agar mesh dapat bertahan dari korosi yang disebabkan oleh kelembapan, salinitas (khususnya di daerah pesisir), dan paparan bahan kimia.

    • Standar kualitas biasanya mengatur ketebalan lapisan zinc, yang harus cukup untuk memberikan perlindungan yang tahan lama terhadap oksidasi dan korosi.

  6. Standar Ketahanan terhadap Api

    • Untuk aplikasi yang membutuhkan perlindungan terhadap api, kualitas galvanized roofmesh harus memenuhi standar ketahanan api yang diperlukan. Material harus mampu bertahan pada suhu tinggi tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Hal ini sangat penting untuk digunakan di area industri atau bangunan yang terpapar risiko kebakaran.

  7. Standar Perlindungan Terhadap Abrasi

    • Galvanized roofmesh juga diuji untuk ketahanan terhadap abrasi, yang mengukur sejauh mana material tersebut dapat menahan kerusakan akibat gesekan atau benturan. Ini penting, terutama pada aplikasi seperti ventilasi, penopang insulasi, dan atap yang terpapar kondisi keras.

Standar Industri yang Relevan untuk Galvanized Roofmesh

  1. ISO 1461:2009 – Standard for Hot-Dip Galvanizing

    • ISO 1461:2009 adalah standar internasional yang mengatur prosedur untuk galvanisasi hot-dip baja dan produk baja, termasuk standar ketebalan lapisan zinc, metode pengujian ketahanan korosi, dan persyaratan lain untuk memastikan perlindungan jangka panjang terhadap elemen eksternal.

  2. ASTM A123/A123M – Standard Specification for Zinc (Hot-Dip Galvanized) Coatings on Iron and Steel Products

    • ASTM A123/A123M mengatur standar untuk galvanisasi hot-dip pada produk besi dan baja. Standar ini mencakup spesifikasi untuk ketebalan lapisan zinc, pengujian ketahanan terhadap korosi, serta ketahanan terhadap suhu tinggi dan kondisi mekanis yang dapat mempengaruhi ketahanan material.

  3. EN 10244-2 – European Standard for Galvanized Steel Wire for General Applications

    • EN 10244-2 adalah standar Eropa yang berlaku untuk kawat baja galvanis yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk galvanized roofmesh. Standar ini mencakup ketahanan terhadap korosi, ketebalan lapisan galvanis, dan persyaratan untuk kekuatan tarik dan fleksibilitas kawat.

  4. BS EN 10270-1:2011 – Standard for Steel Wire for General Use

    • BS EN 10270-1:2011 mengatur kualitas kawat baja yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk penggunaan dalam roofmesh. Ini mencakup pengujian kekuatan tarik dan ketahanan terhadap deformasi serta standar untuk ketebalan lapisan galvanis yang digunakan.

Pengujian dan Sertifikasi Kualitas

  1. Pengujian Ketebalan Lapisan Zinc

    • Mengukur ketebalan lapisan zinc menggunakan teknik micrometer atau pengukuran secara mikroskopis untuk memastikan bahwa kawat baja yang dilapisi memenuhi standar ketahanan terhadap korosi yang diharapkan.

  2. Uji Kekuatan Tarik

    • Menguji kekuatan tarik dari kawat baja galvanis untuk memastikan bahwa material tersebut cukup kuat untuk menahan beban struktural yang dibutuhkan dalam aplikasi atap dan konstruksi.

  3. Uji Ketahanan Korosi

    • Melakukan uji cuaca atau uji lingkungan ekstrem untuk memastikan bahwa galvanized roofmesh dapat bertahan dalam kondisi cuaca yang keras, termasuk paparan air asin, uap kimia, dan kelembapan tinggi.

  4. Uji Ketahanan Abrasi

    • Mengukur kemampuan material untuk bertahan terhadap gesekan atau kerusakan mekanis, yang penting dalam aplikasi yang terpapar kondisi keras atau penggunaan berat.

Kesimpulan

Galvanized roofmesh yang memenuhi standar kualitas yang ketat akan memberikan kekuatan, ketahanan, dan keamanan untuk berbagai aplikasi konstruksi, termasuk atap, ventilasi, perkuatan struktural, dan perlindungan terhadap api. Pengujian dan sertifikasi kualitas seperti ISO, ASTM, dan EN memastikan bahwa material ini dapat bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem, mengurangi biaya pemeliharaan, dan meningkatkan umur panjang atap dan bangunan. Dengan menggunakan galvanized roofmesh yang memenuhi standar kualitas yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa struktur bangunan tetap kokoh, aman, dan efisien dalam jangka panjang.

 
 
Other Products • Spesifikasi Teknis dan Ukuran Galvanized Roofmesh